Alasan Membeli Asuransi

17 Aug 2017

asuransi, resiko, perlindungan, manfaat, biaya

Resiko memang tidak bisa diprediksi dan kita tidak tahu kapan akan terjadi. Tapi ternyata masih banyak orang gak sadar tentang hal ini. Jadi masih belum banyak yang membeli asuransi untuk melindungi diri mereka dari resiko yang akan datang, sehingga disaat resiko itu datang gak ada asuransi yang siap melindungi biaya-biaya yang mungkin akan keluar disaat resiko itu terjadi. 

Karena saya sudah sadar tentang bertapa pentingnya hal ini, saya mau berbagi tentang alasan membeli asuransi. Ada beberapa alasan membeli asuransi. Ada beberapa alasan mengapa anda harus membeli asuransi, yaitu sebagai berikut:

Perlindungan Terhadap Kehilangan Penghasilan

Tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi esok hari. Bagaimana kalau tiba-tiba kita pergi dan tidak pernah pulang lagi ke rumah, apakah kita sudah menyiapkan yang terbaik untuk keluarga atau orang-orang yang kita cintai? Bagaimana anak istri nantinya? Kalau kita pergi untuk selamanya, minimal keluarga kita masih ada warisan yang kita telah siapkan berupa polis asuransi.

Suatu Cara Menabung Untuk Sakit Yang Tak Terduga

Di hidup ini ada dua resiko yang tidak bisa kita hindari, yaitu hidup terlalu cepat atau terlalu lama. Kalau kita diberi umur yang panjang, apakah kita udah mempersiapkan dana tak terduga? Usia tua disaat kita sudah tidak produktif lagi dan penyakit mulai berdatangan secara otomatis biaya hidup makin lama semakin meningkat? Sudah siapkah kita?

Manfaat Pengobatan dan Rawat Inap

Kesehatan tidak dapat dijamin, bahkan orang yang paling sadar akan kesehatannya juga menyadari bahwa setiap tahun kesehatannya akan mulai menurun. Saya sendiri sadar, jadi beli asuransi karena jika kita sakit kita tidak perlu memakai uang tabungan kita. Karena biasanya asuransi yang kita beli menyediakan program rawat inap yang manfaatnya sesuai tagihan Rumah Sakit.
 
Ketenangan Fikiran

Karena kita sudah menyisihkan sejumlah secara teratur, kita bisa mengalihkan rasa khawatir kita pada perusahaan asuransi. Walaupun masih ada orang yang memilih untuk tetap merasa khawatir atau yang lebih parah lagi yaitu memilih untuk mengambil resiko. Kalau kita tidak mengansuransikan diri kita bukannya rasa khawatir kita yang menang dan bahkan orang yang kita cintai juga akan mengalami kekhawatiran ini.


Sumber Artikel: 

Sumber Foto: 
Read more ...

What to Eat After Working Out?

11 Aug 2017
eat, workout, training, exercise, meal

Post-workout snacks should equal 50% of the calories you burned during your workout and include 25% protein, 60% carbs and 15% fat. It’s good to eat immediately after workout, even if you are not starving but you should eat something. It's important to remember why eating after training is so important. 

Eating the right nutrients after you exercise will help you recover. It is your body’s glycogen stores are used during exercise. So, by eating after workout it help to repair glycogen and regrow your muscle protein. That’s why some people normally take bananas after workout because banana one of the sources of carbohydrates that will replace glycogen storage in the body.

Eggs
What you can do is a simple dish with eggs after a workout. You can eat hard boiled or maybe fried eggs with tomatoes spread on toast. By eating egg is the best source for you to get your protein after exercise. At just 70 calories each and are one of some foods that naturally contain vitamin D. 

Bananas
You need protein and some carbs right after a workout. Bananas as fine after workout because they have carbs which are good after working out. A banana is good for you after workout or maybe you need more than one bananas. Fructose is taken first by the liver and won’t leave nothing for your hungry muscles.

Grilled Chicken and Roasted Vegetables
Ideally, a post workout meal is grill chicken breast with some grill vegetables. The lean protein and carbohydrates in chicken will fill you up without feeling overly full.
 
Tuna
Did you know eating a snack within two hours of exercise will help your muscles to recover quite faster and increase your blood sugar levels. A simple and faster dish that you can prepare, just get a can of tuna and whole grain bread.  Just whole grain bread and tuna straight from the can will make your post workout meal perfect! 

Image Source:




 
Read more ...

Rata-Rata Belanja Asuransi Masyarakat Indonesia Capai Rp 1,29 Juta per Tahun

3 Aug 2017
asuransi, perlindungan, manfaat, Indonesia, aset


Perkembangan industri asuransi di Indonesia terbilang cukup positif. Dari segi aset, terjadi pertumbuhan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pada 2012 total aset industri asuransi mencapai Rp 584,02 triliun. Pada akhir 2016, asetnya lompat menjadi Rp 968,92 triliun.

Penetrasi dan densitas asuransi juga makin tinggi. Penetrasi asuransi menggambarkan perkembangan asuransi jika dibandingkan dengan perkembangan produk domestik bruto (PDB). Sedangkan densitas menggambarkan pengeluaran rata-rata penduduk Indonesia untuk asuransi dalam setahun.

Deputi Direktur Pengawasan Asuransi 2, Direktorat Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan, OJK Kristianto Andi Handoko menuturkan, per Januari 2017 penetrasi industri asuransi mencapai 2,87 persen dari PDB.

"Sementara densitasnya, rata-rata pengeluaran penduduk Indonesia untuk asuransi sebesar Rp 1,29 juta per tahun," kata Kristanto dalam seminar Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/4/2017).

Angka penetrasi dan densitas itu mengalami sedikit peningkatan dibandingkan posisi kuartal-III 2016, yang masing-masing sebesar 2,63 persen dan Rp 1,2 juta per tahun.

Namun, penetrasi ini masih lebih rendah dibandingkan negara-negara kawasan seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand yang sudah di level 5 persen.

Kristianto mengatakan, per Februari 2017 total jumlah perusahaan asuransi di Indonesia mencapai 138 perusahaan. "Paling banyak adalah asuransi umum sebanyak 76 perusahaan (55 persen)," kata dia.

Setelahnya asuransi jiwa sebanyak 52 perusahaan (38 persen), reasuransi sebanyak 5 perusahaan, dan asuransi wajib dan sosial masing-masing tiga dan dua perusahaan.

Sumber Artikel:



Read more ...